TIMORMEDIA.COM – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ny. Mindriyati Astiningsih Laka Lena, mendorong optimalisasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu Kabupaten Malaka melalui langkah-langkah sederhana.
Ny. Asty Laka Lena menegaskan bahwa penambahan layanan Posyandu tidak perlu dianggap sebagai beban.
Menurutnya, penerapan 6 SPM bisa dimulai dengan aktivitas sederhana, seperti memanfaatkan gedung Posyandu yang ada sebulan sekali atau lebih.
“Pelaksanaan 6 SPM bisa dilakukan bersamaan atau bergantian,” ujarnya saat berkunjung ke Malaka pada Selasa (9/12/2025).
Untuk SPM Pendidikan, Ny. Asty memberi contoh kegiatan sederhana bagi anak-anak saat menunggu pelayanan Posyandu.
Anak-anak bisa diajak mendongeng, mewarnai, belajar berhitung, mengenal huruf, bahkan belajar bahasa Inggris dasar.
Kegiatan ini sekaligus memenuhi standar pendidikan yang masuk dalam SPM.
Selain itu, Posyandu juga bisa dikaitkan dengan program bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat, seperti pembagian BLT, benih tanaman gratis, maupun pupuk.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












