Ia menjelaskan bahwa kerja sama antar kabupaten perbatasan sangat penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata di kawasan perbatasan Indonesia dengan Timor-Leste.
Selain sektor ekonomi, pertemuan tiga kepala daerah tersebut juga membahas kerja sama dalam bidang pengelolaan sampah serta pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan perumahan.
Bupati TTU Yoseph Falentinus Delasalle Kebo menegaskan bahwa kerja sama ini dilakukan demi memastikan masyarakat perbatasan dapat menikmati pembangunan secara adil.
Menurutnya, pemimpin daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan masyarakat perbatasan mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara Indonesia.
“Kami tidak ingin masyarakat perbatasan kehilangan haknya hanya karena para pemimpinnya tidak duduk bersama dan mencari solusi,” ujarnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
