Di saat yang sama, pemerintah memperkuat perlindungan sosial adaptif melalui bantuan bersyarat dan subsidi yang lebih tepat sasaran berbasis data terpadu, sehingga menjaga konsumsi kelompok rentan tanpa mengganggu disiplin anggaran.
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya menjelaskan paket stimulus diberikan kepada masyarakat untuk menjaga daya beli sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.
“Pemerintah pastikan seluruh program dan anggaran yang sudah diprogramkan harus betul-betul bermanfaat dan tepat sasaran pada masyarakat yang membutuhkan,” tutur Teddy
Senada, Tenaga Ahli Utama Kantor Kepresidenan, Fithra Faisal Hastiadi mengatakan Paket stimulus ekonomi dan kucuran dana pemerintah ke perbankan sebesar Rp200 triliun diyakini akan membuat ekonomi Indonesia tumbuh minimal 5,4 persen _(yoy)_ pada kuartal terakhir di tahun ini.
“Di kuartal keempat kita bisa melihat, misalnya Pak Purbaya di kuartal keempat bilang kita bisa tumbuh 5,6 perden. Setidak-tidaknya kita bisa tumbuh 5,4 persen. Karena baseline 5,0 persen ditambah 0,4 persen,” ujarnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
