TIMORMEDIA.COM – Pihak Sekolah Dasar Katolik (SDK) Kabukalaran, Desa Lakulo, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah sejumlah siswa SDK Kabukalaran mengalami dugaan keracunan usai menyantap makanan MBG pada Kamis, 10 September 2026.
Kepala SDK Kabukalaran, Antonius N. Tahuk, S.Pd., mengatakan sampel makanan telah diperiksa oleh Dinas Kesehatan. Namun, hingga Senin, 14 September 2026, pihak sekolah belum menerima hasil pemeriksaan laboratorium tersebut.
Menurut Antonius, hasil pemeriksaan laboratorium penting untuk membantu mengetahui penyebab kejadian yang dialami para siswa.
“Pihak sekolah nanti akan melakukan pertemuan dengan orang tua siswa untuk membahas bersama. Kalau orang tua sepakat, pihak sekolah terima saja karena bukan tanggung jawab saya, tetapi pengelola dapur itu,” kata Antonius.
Antonius menjelaskan, pihak sekolah berencana menggelar pertemuan bersama orang tua siswa untuk membahas keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis di SDK Kabukalaran.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
