“Mungkin memang ini adalah tanggung jawab yang saya rasa harus jalankan dengan baik karena banyak orang yang membutuhkan bantuan kemanusiaan,” ungkapnya.
Pelantikan kepengurusan baru PMI Kabupaten Malaka menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam pelayanan kemanusiaan, baik dalam menghadapi bencana maupun membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dengan pengalaman dr. Oktelin di bidang kesehatan dan kepemimpinannya di RSUPP Betun, PMI Malaka diharapkan mampu membangun koordinasi yang semakin kuat dengan pemerintah daerah, rumah sakit, tenaga kesehatan, relawan, serta berbagai elemen masyarakat.
Bagi dr. Oktelin, amanah tersebut merupakan panggilan untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan. Di tengah kondisi bencana yang terjadi di NTT, kehadiran PMI bukan hanya tentang struktur organisasi, tetapi tentang bagaimana nilai kemanusiaan diterjemahkan menjadi tindakan nyata.
Pelantikan pada 21 Agustus 2026 pun menjadi awal bagi dr. Oktelin bersama jajaran pengurus PMI Kabupaten Malaka untuk memperkuat gerakan kemanusiaan di daerah perbatasan Indonesia–Timor Leste tersebut.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
