Pemerintah juga menggandeng Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membuka lapangan kerja melalui pengelolaan investasi strategis.
Managing Director Danantara, Djamal Attamimi, menyebut bahwa proyek-proyek yang akan dikelola, seperti Program 3 Juta Rumah, dapat menyerap banyak tenaga kerja.
“Danantara turut mendukung program 3 juta rumah dan untuk melakukan itu semua jumlah pekerja yang dibutuhkan cukup tinggi,” jelasnya.
Menurut Djamal, selain sektor infrastruktur yang padat karya, sektor digital juga akan banyak menyerap tenaga kerja ke depan.
“Kalau dilihat memang sektor digital itu lebih banyak komputer. Tapi sebenarnya turunan untuk digital infrastrukturnya itu padat karya yang membutuhkan penyerapan tenaga kerja,” paparnya.
Meski masih dalam tahap analisis, ia menilai proyeksi penyerapan tenaga kerja cukup positif di berbagai sektor.
Sementara itu, COO Danantara, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa pihaknya tengah melakukan peninjauan terhadap 888 perusahaan BUMN.
Proses ini bertujuan untuk merapikan struktur usaha agar lebih efisien dan berdaya saing.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












