Sementara itu, Sawin, Deputi Penyediaan dan Penyaluran di BGN, menyatakan bahwa pelatihan para pengelola SPPG merupakan fondasi dari transformasi operasional MBG ke arah standar nasional.
“Harapan kami, seluruh dapur SPPG di Indonesia bisa memenuhi dua standar utama tersebut SLHS dan Halal, agar program makan bergizi gratis berjalan sesuai prinsip keamanan pangan dan keberkahan konsumsi,” kata Sawin.
Sawin juga menegaskan bahwa prosedur verifikasi dan audit internal akan terus dilakukan agar sertifikasi tidak hanya formalitas belaka.
Langkah-langkah percepatan ini mendapat sambutan positif di sejumlah wilayah. Banyak dinas kesehatan daerah melaporkan telah memulai inspeksi ulang, memberikan dukungan teknis, dan mengatur alokasi anggaran untuk pembelian alat sterilisasi serta uji laboratorium.
Di antara fokus baru yang muncul adalah penggunaan rapid test food, alat uji mikrobiologi sederhana di dapur, serta sistem penyaringan air bersih untuk setiap sumber air dapur.
Dengan arahan tegas dari pimpinan tertinggi negara dan keterlibatan lintas kementerian dan lembaga, langkah memperkuat keamanan pangan MBG kini semakin konkret.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
