Kemenkop juga mengapresiasi peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam proyek ini. Di bawah koordinasi Danantara, BUMN diharapkan dapat mempercepat pembangunan fisik gerai dan gudang, serta menyiapkan model bisnis koperasi yang berkelanjutan.
“Gerai dan gudang Kopdes nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat jual beli, tetapi juga sebagai pusat logistik dan edukasi ekonomi desa,” tambah Farida.
Selain itu, Koperasi Desa Merah Putih juga menjadi salah satu penerima stimulus fiskal dalam paket kebijakan ekonomi terbaru pemerintah.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan bahwa pembiayaan untuk operasional Kopdes Merah Putih, termasuk untuk pembangunan gudang dan gerai, sudah masuk dalam alokasi anggaran stimulus yang direncanakan dijalankan pada 2025.
“Dengan adanya infrastruktur yang memadai, Kopdes Merah Putih diharapkan dapat memperkuat rantai distribusi produk desa, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, dan menciptakan lapangan kerja,” ujar Ferry.
Di sisi lain, Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendes PDT, Nugroho Setijo Nagoro, turut mengingatkan kepada pengurus Koperasi Desa Merah Putih agar menyusun proposal usaha secara sederhana dan jelas.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












