Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Percepat Operasional Koperasi Desa Merah Putih Mulai Oktober 2025

Progres Kopdes Merah Putih Lambat Disorot! Mendagri Siap Satgas Datangi Daerah yang Tertinggal/ ilustrasi

Ia menambahkan, setiap koperasi akan mendapat akses pembiayaan hingga Rp3 miliar dan difasilitasi gudang serta logistik agar kegiatan usaha berjalan lancar.

Sementara itu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Yandri Susanto menekankan bahwa keberadaan Kopdes Merah Putih justru akan menjadi pintu masuk kesuksesan pembangunan desa.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Intinya, kehadiran koperasi ini tidak boleh menjadi beban tambahan bagi desa. Sebaliknya, koperasi harus menjadi mitra strategis dan memastikan usaha yang dijalankan tidak akan merugi, karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat seperti sembako, pupuk, hingga LPG,” tegas Yandri.

Baca Juga :  Kenapa Pemerintah Gelontorkan Rp200 Triliun ke 5 Bank? Ini Alasannya

Ia juga menjelaskan bahwa desa akan mendapatkan imbal jasa sekitar 20 persen dari keuntungan koperasi, yang akan menambah kekuatan APBDes untuk program-program rakyat.

Dari daerah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan progres signifikan yang telah dicapai.

Baca Juga :  Satgas Polri Ungkap Tiga Perusahaan Oplos Beras, Lima Merek Premium Langgar Standar Mutu

“Di Jawa Timur, 99 persen Kopdes Merah Putih sudah berbadan hukum, dan sebanyak 68 koperasi telah mulai beroperasi. Kami ingin memastikan koperasi ini bukan menjadi pesaing UMKM desa, tetapi mitra yang memperluas distribusi produk lokal sekaligus memperkuat pasar rakyat,” jelas Khofifah.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung