Program MBG merupakan salah satu program unggulan pemerintah yang bertujuan untuk menurunkan angka stunting, meningkatkan konsentrasi belajar, serta memperkecil kesenjangan akses gizi antarwilayah.
Kolaborasi lintas sektor menjadi landasan penting dari kesuksesan program MBG. Pemerintah tidak hanya mengandalkan satu instansi, tetapi melibatkan komunitas lokal, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat sipil, dan sektor swasta untuk menciptakan ekosistem gizi yang inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Menteri Agama, Romo R. Muhammad Syafi’i, menjelaskan bahwa pesantren telah memainkan peran aktif dalam program MBG, terutama dalam hal pengelolaan dapur.
Menurutnya, banyak dapur pesantren yang telah ditingkatkan menjadi dapur MBG untuk melayani kebutuhan para santri dan masyarakat sekitar.
“Banyak dapur pesantren yang kini telah ditingkatkan kapasitasnya menjadi dapur MBG, sehingga tidak hanya melayani kebutuhan para santri, tetapi juga masyarakat di sekitarnya,” ujar Romo.
Di sisi lain, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara, mengatakan pembiayaan program berjalan dengan kontrol ketat agar seluruh dana benar-benar digunakan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












