Transparansi menjadi prioritas dengan mewajibkan seluruh SPPG memiliki akun media sosial untuk mempublikasikan menu makanan dan aktivitas pelayanan harian.
“Kami pastikan program ini berjalan dengan kontrol yang sangat ketat agar setiap rupiah benar-benar digunakan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat. SPPG wajib memiliki akun media sosial untuk mempublikasikan menu makanan dan aktivitas pelayanan setiap hari,” ucapnya.
Di samping manfaat kesehatan, program ini juga mendorong perputaran ekonomi lokal melalui pengadaan bahan pangan dari petani dan peternak setempat.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut bahwa MBG tidak hanya berdampak pada sektor pendidikan dan kesehatan, tetapi juga menjadi stimulus ekonomi mikro yang berkelanjutan.
Dengan perluasan program yang ditargetkan rampung secara bertahap hingga akhir 2025, pemerintah berharap MBG mampu menjadi fondasi penting dalam pembangunan manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing global.
Transparansi anggaran dan pengawasan publik juga akan diperkuat agar program ini berjalan secara akuntabel dan tepat guna. Pemerintah optimis, MBG bukan sekadar program bantuan pangan, tetapi langkah strategis membangun masa depan bangsa.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
