“Stimulus ini sangat relevan, terutama untuk masyarakat rentan yang kesulitan menghadapi tekanan biaya hidup,” kata Trubus. Ia menilai kebijakan tersebut tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga strategis dalam menjaga konsumsi rumah tangga.
Kalangan pekerja juga menyambut positif kebijakan tersebut. Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI), Timboel Siregar, menyebut bantuan subsidi upah (BSU) sebesar Rp 600.000 per pekerja sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan dasar, termasuk keperluan sekolah anak.
“Belanja pekerja akan meningkat karena dapat BSU, meski tidak besar. Ini sesuai harapan pemerintah untuk mendongkrak daya beli,” ujar Timboel.
Kelima paket stimulus ekonomi mencakup berbagai bentuk bantuan langsung tunai, insentif fiskal, perluasan akses pembiayaan usaha, dan relaksasi pajak bagi sektor-sektor padat karya.
Seluruh program diarahkan untuk menjangkau kelompok masyarakat berpendapatan rendah dan pelaku usaha kecil menengah yang menjadi tulang punggung sektor riil nasional.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
