Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Targetkan 780 Ribu Rumah Lewat Program Listrik Desa

Dengan adanya listrik, diharapkan akan muncul kegiatan ekonomi baru, seperti usaha kecil dan menengah, yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan peningkatan konsumsi listrik per kapita dari 1.263 kWh pada 2024 menjadi 4.000 kWh pada 2045.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Hal ini sejalan dengan proyeksi PLN bahwa permintaan listrik nasional akan meningkat menjadi 511 TWh pada 2034, didorong oleh pertumbuhan ekonomi, industrialisasi, dan adopsi teknologi baru seperti kendaraan listrik dan pusat data.

Baca Juga :  Pemerintah Targetkan Elektrifikasi 10.068 Desa Melalui Program Listrik Desa

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan saat ini ada 1,3 juta rumah tangga di Indonesia yang belum mendapatkan akses listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Baca Juga :  Ketua DPRD Malaka Minta Inspektorat Periksa Dua Desa Terkait Proyek Septic Tank Terbengkalai

Pemerintah memerlukan anggaran sebesar Rp 48 triliun. Total anggaran tersebut bisa digunakan untuk mengeksekusi program listrik masuk desa dan dusun selama lima tahun mendatang.

”Mayoritas desa dan dusun yang belum dialiri layanan listrik berada di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), antara lain di daerah Maluku, Papua, dan sejumlah kawasan di Sulawesi,” jelasnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung