Dalam pertemuan itu, peserta membahas sejumlah fokus utama, di antaranya Integrasi Layanan Primer (ILP) yang memastikan pelayanan Posyandu berjalan sesuai lima langkah utama, yakni pendaftaran, penimbangan dan pengukuran, pencatatan dan pelaporan, pelayanan kesehatan, serta penyuluhan kesehatan.
Selain itu, dibahas pula pembagian peran lintas sektor dengan memperkuat fungsi Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan agar pembinaan dan operasional Posyandu semakin optimal.
Fokus lainnya adalah mendorong transformasi layanan Posyandu agar tidak hanya berpusat pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif bagi seluruh kelompok usia, mulai dari bayi, balita, remaja, dewasa hingga lanjut usia.
Melalui kegiatan advokasi dan koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Malaka berharap seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa, serta para kader Posyandu dapat bersinergi dalam mewujudkan Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan primer yang terpadu, sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
