“Bersyukur karena hari ini kegiatan antusiasnya banyak. Saya cek semua puskesmas kirim bidannya minimal dua orang di workshop, sedang untuk simposium minimal 15 sampai 20 nakes tiap Puskesmas, baik bidan maupun perawat, serta dokter-dokter di puskesmas antusias ikut,” katanya.
Dengan meningkatnya keterampilan tenaga kesehatan melalui workshop tersebut, dr. Dion optimistis angka kematian ibu di Kabupaten Malaka dapat ditekan pada tahun 2026.
“Bagus sekali. Saya optimis tahun ini kita bisa menurunkan angka kematian ibu di Malaka,” tutupnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
