Seperti kata Paulo Freire, “Pendidikan sejati adalah tindakan mencintai dunia dan berjuang untuk mengubahnya.”
Dan bagi NTT, perjuangan itu dimulai dari sekolah yang berakar di tanah sendiri sekolah yang menumbuhkan cinta, kebanggaan, dan daya cipta untuk membangun dari bawah.
1. Sekolah Tak Boleh Jadi Ruang Asing: Pendidikan Kontekstual Kunci Pembebasan NTT
2. Belajar dari Freire dan NTT: Saat Pendidikan Harus Kembali ke Tanah Sendiri
3. Pendidikan yang Membebaskan: Mengakar di Tanah NTT, Bukan di Buku Jakarta
4. NTT Tak Butuh Banyak Sekolah, Tapi Sekolah yang Menumbuhkan Kesadaran
Oleh: Laurensius Bagus Mahasiswa Universitas Cokroaminoto Yogyakarta Jurusan Teknik Sipil
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












