Selain itu, pengelolaan sumber daya manusia (SDM) juga tak kalah penting. Pengurus harus dapat merekrut, melatih, dan mengembangkan potensi anggota dan karyawan koperasi. Risiko-risiko usaha pun harus dipetakan dan dikelola dengan baik.
Good Corporate Governance Jadi Pilar Kepercayaan Anggota
Dalam menjalankan koperasi, pengurus dituntut menerapkan prinsip good corporate governance, yang meliputi transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi. Pengambilan keputusan koperasi harus terbuka dan melibatkan anggota secara aktif.
Tanpa transparansi dan akuntabilitas, kepercayaan anggota bisa hilang. Koperasi harus dikelola layaknya badan usaha profesional, tapi tetap berlandaskan nilai-nilai kekeluargaan.
Dorong Pengembangan Usaha Sesuai Potensi Desa
Pengurus koperasi juga diimbau untuk menggali dan mengembangkan potensi ekonomi lokal, seperti sektor pertanian, perikanan, kerajinan, hingga pariwisata desa. Diversifikasi usaha perlu dilakukan agar koperasi tidak bergantung pada satu sumber pendapatan saja.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












