Karena itu, lanjutnya, peringatan tahun ini tidak hanya bersifat seremonial. Berbagai bentuk intervensi langsung dilakukan, mulai dari simulasi, penyuluhan, hingga konsultasi terbuka.
“Kami ingin masyarakat merasa aman untuk bertanya dan mencari tahu. Pencegahan hanya bisa berhasil jika masyarakat terlibat,” jelas Alfons.
Dalam kegiatan tersebut, Seluruh unsur ikut terlibat, para pemuda, kelompok perempuan, dan tokoh masyarakat tampak antusias mengikuti sesi penyuluhan.
Acara dibuka dengan penandatanganan Komitmen Bersama oleh seluruh unsur yang hadir. Komitmen tersebut memuat empat poin penting:
1. Stop kekerasan terhadap perempuan dan anak
2. Mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi perempuan dan anak
3. Menghadapi perubahan dan menjaga keberlanjutan layanan HIV
4. Stop diskriminasi dalam pelayanan dan kehidupan sosial
Dengan kegiatan ini, KPA Malaka berharap kesadaran publik semakin meningkat dan masyarakat berani mengambil langkah pencegahan, baik terkait kekerasan maupun penularan HIV.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
