“Rakyat setiap hari dijarah. Tanpa reforma agraria sejati, konflik agraria hanya akan terus meneteskan darah dan air mata rakyat kecil. Tanah untuk rakyat, bukan untuk konglomerat!” tegas Gemara.
Aksi di Kupang ini ditutup dengan seruan perjuangan: “Maju dan bangkitlah kaum tani Indonesia!”***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
