Keberhasilan tersebut tidak hadir secara instan. Di balik kemenangan besar itu terdapat proses pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan di bawah arahan Direktur Olahraga dr. Dhion Bria Seran, Sp.OG, bersama jajaran pelatih dan tim ofisial.
Fokus pembinaan tidak hanya pada kemampuan teknik individu, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, kerja sama tim, kecerdasan membaca permainan, dan mental bertanding. Filosofi tersebut kini mulai terlihat dalam setiap penampilan para pemain PS Malaka.
Keberhasilan PS Malaka U13 menembus semifinal juga melengkapi pencapaian tim U15 yang mampu bersaing hingga babak delapan besar. Hal ini menjadi indikator bahwa fondasi pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Malaka semakin kuat.
Jika pembinaan terus dilakukan secara konsisten, Malaka berpeluang melahirkan lebih banyak pemain muda berkualitas yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional. Kemenangan atas Persap Alor bukan sekadar soal delapan gol, tetapi menjadi simbol keberhasilan proses panjang dalam membangun masa depan sepak bola Kabupaten Malaka.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
