“Tentara Nasional Indonesia lahir dari rakyat Indonesia. TNI adalah anak kandung rakyat Indonesia. TNI berasal dari rakyat, timbul dan tenggelam bersama rakyat Indonesia,” tegas Prabowo.
Presiden menegaskan bahwa TNI akan terus mengabdi kepada bangsa dan rakyat serta siap mengorbankan jiwa raga demi menjaga kedaulatan negara.
Pada momentum HUT ke-80 TNI 2025 ini, Prabowo juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang berkualitas dan profesional di lingkungan TNI.
Menurutnya, seorang pemimpin sejati harus mampu memberi contoh nyata, bukan hanya mengandalkan jabatan atau senioritas.
“Kepemimpinan di TNI harus kepemimpinan keteladanan, Ing Ngarso Sung Tulodo. Tidak ada tempat bagi pemimpin yang tidak kompeten, tidak profesional, dan tidak mengerti tugasnya,” tegasnya.
Prabowo juga memerintahkan Panglima TNI dan para kepala staf angkatan untuk melakukan seleksi kepemimpinan berdasarkan prestasi dan pengabdian, bukan senioritas semata.
“Prajurit berhak memiliki pemimpin terbaik yang benar-benar memahami arti pengabdian kepada bangsa,” tambahnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
