Video Kisah Dian juga membuka diskusi soal penipuan online. Sejumlah peserta menyebut scamming melalui media sosial mulai marak terjadi di Lembata, menjadi bukti bahwa literasi digital sangat penting di era migrasi modern.
Fakta Mengejutkan: PMI Rentan Terpapar Radikalisme
Data Migrant CARE dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menunjukkan bahwa pekerja migran Indonesia rentan menjadi sasaran perekrutan kelompok radikal. Pada tahun 2023 saja, tercatat 92 PMI terpapar ekstremisme kekerasan.
Sebelumnya, 43 WNI di Hong Kong sempat teridentifikasi terlibat jaringan terorisme, dan ratusan lainnya dideportasi dari Turki karena diduga akan bergabung dengan kelompok radikal di Suriah dan Irak.
“Proses rekrutmen banyak dilakukan secara daring lewat media sosial. Bahkan ada kasus mantan PMI yang menjadi donatur terorisme saat bekerja di luar negeri,” ujar Sakeng mengutip data dari IPAC dan Kemenlu RI.
Migrant CARE Kembangkan Modul Pencegahan Ekstremisme untuk Komunitas
Sejak 2023, Migrant CARE bersama BNPT dan BP2MI telah menyusun modul pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan, baik untuk pelatihan Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) maupun komunitas Desa Peduli Buruh Migran (DESBUMI).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












