Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  
Topik : 

Polemik Pengajar PAUD Rabasahain Masih Berlanjut, Kepala Desa Diminta Tinjau Ulang SK

Avatar photo
Reporter : Yan Klau Editor: Redaksi
Polemik Pengajar PAUD Rabasahain Masih Berlanjut, Kepala Desa Diminta Tinjau Ulang SK/ dok, Paud Lo'otasi Betaran, Desa Rabasahain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka/ dok istimewah

“Saya sudah meminta mereka membawa SK yang berlaku. Karena tidak ada SK yang diserahkan kepada saya akhirnya mengangkat tenaga pengajar baru untuk PAUD Beitaran dan Puspita,” Ungkap Egidius saat ditemui media ini, Selasa,1/4/2025

Menurutnya, para pengajar lama sempat melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian dan menuntut pembayaran honor mereka. Setelah ditinjau, pihak desa membayarkan honor selama dua bulan berdasarkan SK lama, sementara sisanya diberikan kepada tenaga pengajar baru yang telah diangkat.

Egidius berharap pengelola PAUD Betaran dapat bekerja sama dengan pemerintah desa untuk menyelesaikan masalah ini secara baik-baik.

“Mereka bisa mendatangi saya untuk berdiskusi, bukan saya yang mencari mereka. Sampai hari ini, mereka juga tidak pernah hadir dalam kegiatan desa,” tambahnya.

Baca Juga :  Era Baru Sepak Bola NTT Dimulai dari Malaka, Sistem Liga Berjenjang Pertama Resmi Diterapkan

Hingga saat ini, belum ada titik temu dalam penyelesaian sengketa honor ini. Para pengajar berharap ada kebijakan yang adil agar hak mereka dapat dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.*

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung