Polemik Penyelewengan Jabatan Sampai Perekrutan Karyawan di Maskapai Garuda

Selain itu, sejumlah nama lain diketahui menempati posisi Vice President hingga staf-staf pribadi yang ditugaskan di luar prosedur resmi.

Data yang beredar juga mengungkap adanya potensi praktik nepotisme. Misalnya, seorang bernama Evlin disebut memiliki hubungan keluarga dengan Wamildan, namun tetap direkrut dan ditempatkan dalam struktur perusahaan.

Selain itu, muncul juga nama Vica yang disebut-sebut bekerja sebagai asisten pribadi istri Dirut namun digaji menggunakan fasilitas perusahaan. Penempatan ini disahkan oleh pejabat Human Capital Garuda, Enny Kristiani, meskipun tidak sesuai prosedur rekrutmen BUMN.

Kondisi ini dinilai sebagai bentuk penyimpangan terhadap prinsip akuntabilitas dan profesionalisme yang selama ini digaungkan oleh Kementerian BUMN.

Bahkan, di kalangan internal muncul kekhawatiran bahwa Garuda sedang mengalami proses “lionisasi” — yaitu transformasi budaya kerja dan struktur organisasi Garuda menjadi serupa dengan Lion Air Group, yang memiliki pendekatan manajemen berbeda.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung

Exit mobile version