Untuk itu, Prabowo menegaskan pentingnya pemberantasan korupsi dan kebocoran anggaran agar dana negara bisa difokuskan pada kesejahteraan rakyat, termasuk peningkatan kualitas pendidikan.
Ia menargetkan pada tahun depan setiap sekolah akan dilengkapi tiga Smart Digital Screen sebagai sarana pembelajaran interaktif. Ke depan, idealnya setiap kelas memiliki satu perangkat layar pintar.
Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat bukan sekadar wacana.
Saat ini sudah ada 100 sekolah yang beroperasi, akhir bulan September jumlahnya akan bertambah menjadi 165, dan pada tahun depan ditargetkan bertambah lagi 100 sekolah.
“Sekolah lain pun akan diperbaiki. Kita harus membuat yang tampak mustahil menjadi mungkin. Dengan niat, tekad, dan kepercayaan diri. Think big, do our best, make the impossible possible,” tegas Prabowo.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap pendidikan yang layak dapat menjangkau lebih banyak anak-anak Indonesia, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
