“Impor ini sifatnya hanya menutup kebutuhan sampai akhir 2025. Untuk tahun 2026 akan dievaluasi lagi,” jelas Simon.
Selain pasokan, kualitas BBM dipastikan tetap sesuai standar Direktorat Jenderal Migas. Pertamina juga menegaskan tetap menjaga mutu produk agar masyarakat tidak dirugikan.
“Spesifikasinya mengacu standar Dirjen Migas. Setelah itu baru diracik sesuai kebutuhan, termasuk penambahan aditif. Jadi kualitas tetap konsisten,” tegasnya.
Pertemuan ini menegaskan komitmen pemerintah bersama Pertamina menjaga ketahanan energi nasional, sekaligus menjamin masyarakat mendapatkan BBM berkualitas dengan harga stabil hingga akhir tahun.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
