Proyek Ekosistem Industri Baterai Listrik Terintegrasi ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan total luas area mencapai 3.023 hektare dan nilai investasi sebesar USD 5,9 miliar.
Proyek ini dikembangkan oleh Konsorsium ANTAM-IBC-CBL, yang terdiri dari PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), Indonesia Battery Corporation (IBC), dan mitra internasional CATL, Brunp, serta Lygend (CBL).
Pengembangan industri ini mencakup enam proyek terintegrasi, lima di antaranya berlokasi di Kawasan FHT Halmahera Timur, dan satu proyek utama berada di Karawang.
Selain mendukung transisi energi hijau, proyek ini juga diproyeksikan mampu menyerap sekitar 8.000 tenaga kerja langsung, mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal, serta mendorong pembangunan 18 infrastruktur dermaga multifungsi.
Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo menargetkan Indonesia menjadi pemain utama dalam industri baterai kendaraan listrik dunia.
Melalui hilirisasi dan investasi strategis, Indonesia berupaya membangun rantai pasok dari hulu ke hilir demi memperkuat ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
