Senada dengan itu, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Ade Tias Maulana, menuturkan bahwa MBG juga dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dengan melibatkan BUMDes, koperasi, petani, dan peternak dalam penyediaan bahan pangan.
“Setiap SPPG mampu melayani hingga 4.000 penerima manfaat per hari,” jelas Ade.
Di wilayah Indonesia Timur, sosialisasi Program MBG juga telah digelar di Praya Barat Daya, Lombok Tengah dan Papua Barat Daya.
Anggota Komisi IX DPR RI, Muazzim Akbar, optimistis program MBG akan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di wilayah tersebut.
Ia mendorong masyarakat agar ikut menjadi mitra BGN demi mendukung distribusi makanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Program ini bukan hanya tentang pemberian makanan gratis, tetapi juga tentang memperbaiki kualitas hidup dan mendorong ekonomi warga dari desa,” ujar Muazzim saat kegiatan sosialisasi.
Sementara itu, Sekretaris Deputi Promosi dan Kerja Sama BGN, Lalu Muhammad Iwan Mahardan, menegaskan bahwa MBG merupakan langkah konkret pemerintah dalam membangun sumber daya manusia berkualitas.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
