Dampak ekonomi program ini juga ditekankan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang menyebut bahwa MBG berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“MBG, bersama Kopdes Merah Putih dan program pemberdayaan desa lainnya, adalah mesin untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen. Ekonomi mikro bergerak, desa menjadi pusat aktivitas usaha, dan daya beli meningkat,” ungkap Airlangga.
Tak hanya sektor makro, program ini juga menjadi peluang emas bagi UMKM lokal. Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, mengakui bahwa pelaksanaan MBG masih dalam tahap penyempurnaan, namun manfaat langsung bagi pelaku usaha kecil sudah mulai terlihat.
“Saya akui program MBG belum sempurna, tetapi sudah membuka akses pasar baru bagi UMKM penyedia bahan pangan lokal. Tugas kami memastikan pelaku usaha kecil ini naik kelas dan terhubung dalam rantai pasok nasional,” jelas Maman.
Sejalan dengan itu, laporan terkini dari sejumlah daerah menunjukkan adanya peningkatan permintaan bahan pangan lokal seperti telur, sayuran, ikan, dan produk olahan dari pelaku UMKM setempat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












