Presiden Prabowo Subianto secara langsung meminta agar perluasan program ini dipercepat dan dapat menyentuh sebanyak mungkin masyarakat pada November hingga Desember 2025.
Dalam pelaksanaannya, BGN juga menekankan pentingnya transparansi. Setiap SPPG diwajibkan membuat akun media sosial untuk melaporkan kegiatan dan menu makanan setiap hari, guna memastikan keterbukaan serta mendorong partisipasi publik dalam mengawasi program ini.
Selain itu, MBG juga dirancang untuk mendongkrak ekonomi lokal dengan melibatkan petani, peternak, nelayan, serta pelaku UMKM sebagai pemasok bahan pangan.
Melalui program MBG, pemerintah berharap tidak hanya memberikan asupan makanan bergizi secara gratis, tetapi juga menanam investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia.
Dengan memperkuat fondasi gizi anak-anak sejak dini, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi sehat dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












