Program MBG Jadi Proyek Gerakkan Ekonomi hingga Serap Tenaga Kerja

Ketua Advokasi Persaudaraan Tani-Nelayan Indonesia (PETANI), Tunjung Budi Utomo, juga menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. Menurutnya, MBG menjadi penggerak ekonomi rakyat karena melibatkan langsung pelaku lokal dalam proses penyediaan bahan pangan.

“Ketika program seperti MBG dijalankan dengan melibatkan petani lokal, dampaknya terasa langsung. Bukan hanya distribusinya yang berjalan, tetapi produksi di tingkat petani ikut menggeliat. Ini bukti bahwa program pemerintah bisa benar-benar menyentuh sektor nyata,” tegas Tunjung.

Ia menilai, keberpihakan pemerintah kepada pelaku pangan lokal semakin terlihat nyata melalui skema kemitraan yang menguntungkan kedua belah pihak.

Dukungan juga datang dari Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi, Rahma Dewi Auliyasari.

Ia menyebut bahwa program Makan Bergizi Gratis tidak hanya mendongkrak kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi baru yang produktif.

“Melalui MBG, kita melihat munculnya peluang ekonomi baru. Distribusi makanan bergizi membuka ruang usaha bagi UMKM katering lokal, penyedia bahan baku, hingga jasa logistik mikro. Ini yang membuat program ini memiliki efek ganda, yaitu peningkatan gizi dan peningkatan ekonomi,” kata Rahma.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung

Exit mobile version