Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Program MBG Jadi Proyek Gerakkan Ekonomi hingga Serap Tenaga Kerja

Sejumlah laporan media terbaru mencatat bahwa implementasi MBG di lapangan telah menggerakkan pasar tradisional, memicu permintaan bahan baku pertanian, dan menciptakan peluang usaha baru bagi perempuan dan pemuda desa.

Banyak kelompok usaha kecil mulai membentuk unit produksi makanan sehat untuk memenuhi kebutuhan distribusi MBG, yang pada akhirnya menambah penghasilan keluarga dan menciptakan lapangan kerja baru.

Program MBG menjadi bukti nyata bahwa kebijakan yang dirancang pemerintah mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat secara langsung.

Melalui skema kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak, program ini tidak hanya hadir sebagai bantuan pemenuhan gizi, tetapi juga membentuk ekosistem ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Gubernur NTT Dorong Percepatan Program Makan Bergizi Gratis di Malaka

Pendekatan ini menciptakan siklus produksi dan distribusi yang menguntungkan banyak lapisan masyarakat, mulai dari petani, pelaku UMKM, hingga penyedia jasa logistik lokal, sehingga manfaat program terasa luas dan berkelanjutan.

Dengan berbagai capaian tersebut, program MBG layak disebut sebagai proyek strategis nasional yang tidak hanya berorientasi pada kesehatan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi kerakyatan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung