Dukungan penuh juga disampaikan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK). Ia menilai program ini bukan sekadar lembaga pendidikan, tetapi sebuah ekosistem yang dirancang untuk membentuk anak secara menyeluruh. “Sekolah Rakyat adalah cara sistematis mengentaskan kemiskinan di daerah. Program ini mencakup pemeriksaan kesehatan, pemetaan bakat, penyediaan asrama layak, seragam lengkap, makan bergizi tiga kali sehari, pembelajaran digital berbasis laptop, hingga pembinaan kedisiplinan,” tegasnya.
Menurut SDK, kehadiran Sekolah Rakyat memastikan generasi muda memperoleh pendidikan, gizi, kesehatan, serta pembinaan karakter. “Dengan begitu, kita tidak hanya membantu hari ini, tetapi juga memutus mata rantai kemiskinan untuk generasi berikutnya,” katanya.
Sementara itu, anggota Komisi VIII DPR, Muhammad Husni, menilai Sekolah Rakyat sebagai instrumen strategis dalam mencetak generasi emas Indonesia menuju 2045. “Mata rantai kemiskinan akan terpotong dengan sendirinya. Anak-anak ini sekolah gratis, tinggal gratis, mendapat ilmu pengetahuan juga secara cuma-cuma. Insya Allah mereka akan jadi generasi emas yang kelak menghidupkan keluarganya dan membawa bangsa ini lebih maju,” ujarnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












