Instruksi itu disampaikan Tito ketika memimpin Rapat Internal Percepatan Penyiapan Lahan dan Bangunan Kopdeskel Merah Putih di Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta.
Rapat ini dihadiri antara lain, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir serta Para pejabat tinggi madya dan pratama Kemendagri
Satgas ditugaskan untuk melakukan pelaporan rutin mengenai capaian daerah, termasuk mengidentifikasi hambatan di lapangan. Daerah yang progresnya lamban akan menjadi prioritas peninjauan.
“(Kita) melihat progresnya saja. Progresnya sudah nyampai belum, yang kira-kira kabupaten/kota progresnya lamban (dapat) didatangi,” tegas Tito.
Dengan kehadiran Satgas, setiap update pembangunan Kopdeskel Merah Putih akan terpantau lebih komprehensif.
Data tersebut menjadi acuan bagi pemerintah pusat dan Pemda dalam merumuskan strategi percepatan operasionalisasi program.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
