“Sesuai rencana, selama masa libur ini kami bekerja penuh di lapangan untuk mendampingi KSM, terutama di Desa Biris dan desa-desa lain yang masih belum rampung,” tambahnya.
Secara khusus di Desa Biris, menurut Yan, pihaknya akan mengadakan pertemuan klarifikasi terkait beberapa hambatan teknis, seperti upah pekerja yang belum dibayarkan dan material bangunan yang belum didistribusikan ke lokasi proyek.
“Besok kami akan melakukan klarifikasi di Desa Biris terkait upah dan material yang belum diturunkan,” ujarnya.
Yan Manek Bria menegaskan, kegiatan fisik pembangunan di empat desa yang masih tertunda harus dimulai kembali paling lambat minggu depan, agar fasilitas septic tank yang sangat dibutuhkan masyarakat dapat segera dimanfaatkan.*
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












