Melalui pembentukan tim tersebut, pengumpulan dan analisis data biaya diharapkan dapat dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan unit-unit terkait di lingkungan RSUPP Betun.
Data yang dihimpun nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen, mengidentifikasi kebutuhan pembiayaan setiap layanan, serta mengevaluasi efektivitas penggunaan sumber daya rumah sakit.
Dengan demikian, pengelolaan biaya tidak hanya berorientasi pada efisiensi anggaran, tetapi juga harus tetap memperhatikan standar pelayanan, keselamatan pasien, dan kualitas layanan kesehatan.
Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, MM., FisQua, terus mendorong penguatan tata kelola rumah sakit agar pengelolaan pelayanan dan sumber daya berjalan semakin efektif, efisien, profesional, serta akuntabel.
Sosialisasi dan pembentukan Tim Unit Cost menjadi salah satu langkah untuk memperkuat sistem manajemen berbasis data. Melalui perhitungan biaya yang lebih terukur, rumah sakit diharapkan mampu menyusun kebijakan operasional yang lebih tepat sesuai kebutuhan pelayanan dan kemampuan sumber daya yang tersedia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












