Bupati dokter Stef juga mencontohkan kondisi nyata di lapangan, di mana akses layanan kesehatan sangat dipengaruhi oleh infrastruktur. Ketika ada warga yang sakit di daerah seperti Bani-Bani dan harus dirujuk ke RSUPP Betun, kerusakan atau putusnya jembatan bisa menjadi hambatan serius dalam penanganan medis.
“Kalau ada pasien yang harus dirujuk tapi jembatan putus, maka pelayanan kesehatan juga terganggu. Jadi kesehatan itu sangat tergantung pada infrastruktur,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati SBS mengingatkan agar sektor kesehatan tidak dipandang sebelah mata. Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.
“Kesehatan itu harga paling besar, paling tinggi. Jadi harus dijaga dengan baik dan tidak boleh dianggap enteng,” tegasnya.
Melalui forum Musrenbang RKPD 2027 ini, Pemerintah Kabupaten Malaka diharapkan mampu merumuskan kebijakan pembangunan yang terintegrasi, dengan menempatkan sektor kesehatan sebagai prioritas utama yang didukung penuh oleh sektor-sektor lainnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












