Fasilitas tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan rumah sakit dalam memberikan perawatan intensif bagi bayi baru lahir maupun pasien anak yang berada dalam kondisi kritis.
Dengan semakin kuatnya fasilitas tersebut, diharapkan lebih banyak pasien anak dapat memperoleh pelayanan intensif di Malaka tanpa harus langsung menjalani perjalanan jauh ke rumah sakit di luar daerah.
Bagi wilayah perbatasan, keberadaan layanan intensif memiliki arti penting karena berkaitan langsung dengan kecepatan penanganan dan keselamatan pasien.
dr. Hayuni menegaskan, pembangunan fasilitas kesehatan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan gedung atau penambahan alat kesehatan.
“Jadi, pembangunan fasilitas-fasilitas ini bukan sekadar pembangunan gedung atau penambahan alat kesehatan. Yang paling penting adalah mendekatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan pelayanan harus berjalan bersama dengan penguatan sumber daya manusia, sarana-prasarana, peralatan medis dan sistem pelayanan yang memenuhi standar.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












