Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi, menjelaskan bahwa, CKG telah mencakup lebih dari 10.000 fasilitas kesehatan di 511 kabupaten/kota dari 38 provinsi.
“Kesehatan merupakan fondasi utama pembangunan manusia dan kesejahteraan bangsa. Sejak awal, Presiden Prabowo dan Wapres Gibran menempatkan sektor kesehatan sebagai prioritas nasional,” ujar Maria.
Hingga pertengahan Oktober 2025, dari 38,9 juta orang yang mendaftar, 93,13% hadir menjalani pemeriksaan, dengan rincian 27,1 juta untuk CKG umum dan 9,1 juta pelajar melalui CKG sekolah.
Pemerintah menargetkan total 60 juta penerima manfaat tahun ini, termasuk dari 282.317 satuan pendidikan yang meliputi SD, SMP, SMA/SMK, pesantren, madrasah, SLB, hingga sekolah rakyat.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyebut partisipasi tinggi ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini terus meningkat.
“Dengan CKG, masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatannya secara rutin. Ini langkah awal untuk intervensi cepat sebelum kondisi memburuk,” ujar Aji.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












