“Kami datang dengan hati tulus untuk mempersiapkan diri menyambut Paskah. Ini bukan hanya membersihkan gereja, tetapi juga membersihkan hati kami agar layak menyambut kebangkitan Kristus,” ujarnya.
Selain kebersihan lingkungan, persiapan juga difokuskan pada kematangan liturgi. Latihan koor dilakukan secara intensif guna menunjang perayaan Paskah. Lantunan lagu rohani yang menggema di dalam gereja menjadi simbol kesiapan batin umat dalam menyambut misteri sengsara, wafat, dan kebangkitan Kristus.
Berbagai aspek teknis lainnya turut dipersiapkan secara menyeluruh, mulai dari penataan ruang ibadat, dekorasi gereja, hingga koordinasi petugas liturgi. Setiap detail diperhatikan dengan seksama sebagai bentuk kesungguhan umat dalam menyambut perayaan iman terbesar dalam Gereja Katolik.
Melalui keterlibatan aktif seluruh umat, Paroki Kiupukan menegaskan bahwa Gereja bukan sekadar bangunan, melainkan persekutuan hidup yang bertumbuh dalam iman, persaudaraan, dan pelayanan.
Diharapkan, seluruh rangkaian persiapan ini mampu mengantar umat pada pembaruan iman yang sejati, sehingga Paskah 2026 menjadi momentum kebangkitan rohani yang membawa harapan baru bagi seluruh umat beriman.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
