Yoko bukan hanya bermain bola, ia mengirim pesan bahwa Malaka masih ada, masih berbahaya, dan belum selesai.
Kebangkitan Malaka menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga soal mentalitas.
Mereka membuktikan bahwa tim yang terpuruk di dua laga awal pun bisa bangkit jika tetap menggenggam keyakinan. Dan keyakinan itulah yang mereka bawa hingga tiket 16 besar menjadi kenyataan.
Kini, PS Malaka berdiri sebagai salah satu tim yang harus diwaspadai. Mereka bukan tim besar dengan sejarah panjang, tetapi mereka adalah tim yang berani, tim yang keras kepala melawan keterpurukan. Dan itu, dalam turnamen seketat ETMC, sering kali lebih menakutkan daripada reputasi.
Profisiat Manu Meo Malaka!
Babak 16 besar bukan akhir cerita, ini baru permulaan dari sesuatu yang lebih besar. Semoga sihir itu terus menyala.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












