“Tidak mau makan MBG lagi, takut keracunan lagi,” ungkap sejumlah siswa saat ditemui di halaman sekolah.
Pernyataan tersebut menggambarkan masih adanya kekhawatiran di kalangan siswa pascakejadian yang diduga berkaitan dengan makanan MBG.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi peserta didik. Namun, kualitas dan keamanan makanan menjadi bagian penting agar program tersebut dapat diterima dengan baik oleh siswa, orang tua, guru, maupun masyarakat.
Dugaan keracunan yang dialami siswa SDK Kabukalaran kini menjadi perhatian, terutama terkait proses pengolahan, kualitas bahan makanan, hingga distribusi makanan kepada para siswa.
Meski demikian, penyebab pasti kejadian tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan penjelasan dari pihak berwenang. Karena itu, istilah dugaan keracunan digunakan hingga terdapat hasil pemeriksaan resmi yang dapat memastikan penyebabnya.
Rasa takut yang disampaikan para siswa juga menjadi catatan penting bagi pihak terkait agar kepercayaan terhadap program MBG dapat dipulihkan dan para siswa merasa aman ketika kembali menerima makanan bergizi di sekolah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












