TIMORMEDIA.COM – Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat fondasi perekonomian nasional melalui berbagai program stimulus yang menyasar langsung daya beli masyarakat.
Strategi ini dijalankan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan memastikan konsumsi rumah tangga tetap menjadi penggerak utama.
Deputi I Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ferry Irawan, mengatakan konsumsi domestik masih menjadi pilar utama penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Data menunjukkan, pada kuartal I-2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 4,87% berkat kontribusi signifikan dari konsumsi rumah tangga.
“Ini ada risiko perlambatan karena faktor global, maka ekonomi kita harus kita dorong. Apalagi kalau di data PDB kita, 80% dari ekonomi kita itu digerakkan oleh domestik. Itu yang kita optimalkan,” ujar Ferry Irawan.
Sebagai upaya konkret menjaga daya beli, pemerintah menyalurkan tambahan bantuan sosial berupa kartu sembako dan bantuan pangan pada bulan Juni dan Juli 2025.
Kebijakan ini ditujukan untuk memperkuat konsumsi masyarakat kelas menengah ke bawah, yang rentan terdampak situasi ekonomi global.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












