<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mahasiswa Undana Kupang Arsip - TimorMedia.Com</title>
	<atom:link href="https://www.timormedia.com/tag/mahasiswa-undana-kupang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.timormedia.com/tag/mahasiswa-undana-kupang/</link>
	<description>Fakta, Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Jul 2026 14:04:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://www.timormedia.com/wp-content/uploads/2025/01/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Mahasiswa Undana Kupang Arsip - TimorMedia.Com</title>
	<link>https://www.timormedia.com/tag/mahasiswa-undana-kupang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jalan Rusak Benteng Raja dan Ujian Keseriusan Pemerataan Pembangunan</title>
		<link>https://www.timormedia.com/jalan-rusak-benteng-raja-dan-ujian-keseriusan-pemerataan-pembangunan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TimorMedia.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 05:01:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[dinas pupr]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Politik]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Undana Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Manggarai Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timormedia.com/?p=6393</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Jefri Sambi/ Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Nusa Cendana TIMORMEDIA.COM// Pembangunan infrastruktur kerap dijadikan indikator...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.timormedia.com/jalan-rusak-benteng-raja-dan-ujian-keseriusan-pemerataan-pembangunan/">Jalan Rusak Benteng Raja dan Ujian Keseriusan Pemerataan Pembangunan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.timormedia.com">TimorMedia.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4>Oleh: Jefri Sambi/ Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Nusa Cendana</h4>
<p><strong>TIMORMEDIA.COM// </strong>Pembangunan infrastruktur kerap dijadikan indikator utama keberhasilan pemerintah dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan. Jalan, sebagai urat nadi mobilitas manusia dan distribusi barang, seharusnya menjadi prioritas dalam setiap agenda pembangunan daerah. Namun, realitas yang terjadi di jalan menuju Desa Benteng Raja, Kabupaten Manggarai Timur, justru memperlihatkan ironi yang sulit diabaikan.</p>
<p>Kondisi jalan tersebut yang rusak parah selama bertahun-tahun bukan sekadar persoalan teknis, melainkan cerminan dari lemahnya komitmen terhadap pembangunan wilayah pinggiran. Jalan yang dipenuhi bebatuan lepas dan kubangan lumpur saat hujan telah menjelma menjadi hambatan nyata bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Biaya transportasi meningkat, distribusi hasil pertanian tersendat, dan pada akhirnya kesejahteraan warga pun ikut tergerus.</p>
<p>Dalam perspektif politik pembangunan, situasi ini menunjukkan adanya ketimpangan dalam penentuan skala prioritas. Sering kali, pembangunan lebih terfokus pada wilayah yang secara ekonomi dan politik dianggap strategis, sementara desa-desa seperti Benteng Raja harus menunggu tanpa kepastian. Padahal, semangat desentralisasi dan otonomi daerah seharusnya membuka ruang yang lebih adil bagi seluruh wilayah untuk berkembang.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.timormedia.com/jalan-rusak-benteng-raja-dan-ujian-keseriusan-pemerataan-pembangunan/">Jalan Rusak Benteng Raja dan Ujian Keseriusan Pemerataan Pembangunan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.timormedia.com">TimorMedia.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hubungan Kekuasaan Dalam Turnamen El Tari Memorial Cup 2025</title>
		<link>https://www.timormedia.com/hubungan-kekuasaan-dalam-turnamen-el-tari-memorial-cup-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TimorMedia.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 03:53:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Undana Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian tugas akhir]]></category>
		<category><![CDATA[Turnamen Eltari Memorial Cup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timormedia.com/?p=6390</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penulis: Apriliano Juan Agilo Program Studi Ilmu Politik,Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik,Universitas Nusa Cendana...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.timormedia.com/hubungan-kekuasaan-dalam-turnamen-el-tari-memorial-cup-2025/">Hubungan Kekuasaan Dalam Turnamen El Tari Memorial Cup 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.timormedia.com">TimorMedia.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><em>Penulis:</em> Apriliano Juan Agilo</h4>
<h4>Program Studi Ilmu Politik,Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik,Universitas Nusa Cendana Kupang,Nusa Tenggara Timur</h4>
<p><em><strong>ABSTRAK</strong></em></p>
<p><em>Tulisan ini menganalisis hubungan kekuasaan dalam turnamen El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025 sebagai arena yang melampaui sekadar kompetisi olahraga. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif-analitis dengan melihat interaksi antara aktor institusional, geografis, ekonomi, dan simbolik. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekuasaan institusional dipegang oleh Asprov PSSI dan pemerintah daerah melalui kontrol regulasi, legitimasi, dan sumber daya. Di sisi lain, terjadi persaingan horizontal antar kabupaten/kota yang merefleksikan ketimpangan pembangunan daerah dan perebutan dominasi simbolik melalui identitas lokal. Selain itu, komersialisasi turnamen mengindikasikan munculnya kekuasaan ekonomi baru yang melibatkan sponsor, pengurus, dan pemain sebagai aset. ETMC juga berfungsi sebagai jalur struktural menuju kompetisi nasional, sehingga menciptakan hierarki dan peluang mobilitas dalam sistem sepak bola Indonesia. Dengan demikian, ETMC 2025 dapat dipahami sebagai ruang kontestasi multidimensional, di mana kekuasaan diproduksi, dinegosiasikan, dan dipertahankan melalui praktik olahraga, politik lokal, dan ekonomi.</em></p>
<p>Artikel <a href="https://www.timormedia.com/hubungan-kekuasaan-dalam-turnamen-el-tari-memorial-cup-2025/">Hubungan Kekuasaan Dalam Turnamen El Tari Memorial Cup 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.timormedia.com">TimorMedia.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puteri Malaka Raih IPK Tertinggi, Laura Katharina Resmi Sandang Gelar Dokter Hewan</title>
		<link>https://www.timormedia.com/puteri-malaka-raih-ipk-tertinggi-laura-katharina-resmi-sandang-gelar-dokter-hewan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TimorMedia.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 07:03:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran Hewan]]></category>
		<category><![CDATA[IPK Tertinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Undana Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Malaka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timormedia.com/?p=4553</guid>

					<description><![CDATA[<p>TIMORMEDIA.COM &#8211; Laura Katharina Lengga Laga Bria resmi dilantik sebagai Dokter Hewan (Drh.) setelah menuntaskan...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.timormedia.com/puteri-malaka-raih-ipk-tertinggi-laura-katharina-resmi-sandang-gelar-dokter-hewan/">Puteri Malaka Raih IPK Tertinggi, Laura Katharina Resmi Sandang Gelar Dokter Hewan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.timormedia.com">TimorMedia.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMORMEDIA.COM &#8211; </strong>Laura Katharina Lengga Laga Bria resmi dilantik sebagai Dokter Hewan (Drh.) setelah menuntaskan pendidikan di Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. Kamis, 4/12/2025</p>
<p>Dengan pelantikan tersebut, ia kini menyandang gelar Drh. Laura Katharina Lengga Laga Bria, S.K.H.</p>
<p>Puteri asal Kabupaten Malaka itu mencatatkan prestasi akademik gemilang.</p>
<p>Laura, cucu dari Purnawirawan Polisi David Lengga dan Yasintha Rika, berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi pada jenjang S1 FKH Undana.</p>
<p>Tak hanya unggul di tingkat universitas, Laura juga menorehkan prestasi di tingkat nasional.</p>
<p>Dalam pemeringkatan akademik di lingkungan profesi kedokteran hewan yang menggabungkan mahasiswa S1, S2, serta peserta KOAS (co-assistant/co-intern), Laura menempati peringkat ke-4.</p>
<p>Adapun tiga peringkat teratas diisi oleh peserta dari program S2 yang juga mengikuti pendidikan profesi.</p>
<p>Sebagai informasi, KOAS atau co-assistant/co-intern merupakan tahap pendidikan profesi yang wajib dilalui mahasiswa kedokteran sebelum memperoleh gelar dokter.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.timormedia.com/puteri-malaka-raih-ipk-tertinggi-laura-katharina-resmi-sandang-gelar-dokter-hewan/">Puteri Malaka Raih IPK Tertinggi, Laura Katharina Resmi Sandang Gelar Dokter Hewan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.timormedia.com">TimorMedia.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
