TIMORMEDIA.COM – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud menegaskan pentingnya memperluas makna ketahanan pangan dan hilirisasi komoditas lokal sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi daerah dalam era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Kaltim bukan penghasil beras utama, tapi kita punya kekuatan lain. Laut kita luas, kebun sawit 3 juta hektare, dan hutan 8 juta hektare. Kita bisa hasilkan pangan dari laut, dari perkebunan, bahkan dari energi hijau,” ujar Rudy di Jakarta.
Pernyataan Rudy mencerminkan arah kebijakan pemerintah yang menekankan pentingnya hilirisasi, diversifikasi ekonomi, dan pembangunan berbasis nilai tambah daerah.
Selama satu tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran, pendekatan ini menjadi salah satu strategi utama dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan global.
Pemerintah Provinsi Kaltim juga menempatkan penguatan sumber daya manusia sebagai fondasi hilirisasi. Rudy menyoroti fakta bahwa hanya sekitar 30 persen anak di Kaltim menempuh pendidikan hingga jenjang SMA, dengan jumlah mahasiswa yang masih terbatas.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












