“Kalau sudah mulai latihan, paling lambat setiap dua bulan harus ada pertandingan antar sesama. Kalau bisa, tiap bulan di akhir pekan, seperti divisi 1 dan divisi 2 supaya mereka terbiasa berkompetisi,” pesannya.
SBS juga menekankan pentingnya penyesuaian kelompok umur sesuai turnamen resmi seperti Piala Soeratin, Piala Menpora, dan Piala Presiden.
Ia menegaskan komitmennya bahwa pembinaan sepak bola di Malaka harus dijalankan dengan keseriusan dan profesionalisme.
“Saya minta, ini serius. Sepak bola sekarang sudah jadi industri. Kalau kita kelola dengan sungguh-sungguh, bisa membuka lapangan pekerjaan,” ujar SBS.
Bupati SBS berpesan kepada para pengurus SSB agar siap berkorban demi kemajuan sepak bola daerah.
“Mengurus sepak bola itu butuh pengorbanan, pikiran, perasaan, waktu, tenaga, dan bahkan materi. Banyak tantangan, tapi kalau kita tekun, hasilnya akan kita rasakan,” pungkasnya.
Peluncuran 9 SSB ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Malaka dalam membangun fondasi sepak bola daerah dari akar rumput, sekaligus memperkuat visi Bupati SBS menjadikan olahraga sebagai salah satu sarana peningkatan kualitas generasi muda Malaka.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












