Marsini juga mengapresiasi berbagai pihak yang selama ini terus memperjuangkan pengakuan atas jasa Marsinah mulai dari pemerintah daerah Nganjuk, organisasi buruh seperti KSPSI dan KSBSI, hingga para aktivis dan LSM yang tak pernah lelah menjaga semangat perjuangan sang adik.
“Semuanya saya ucapkan terima kasih. Keluarga kami sangat berterima kasih kepada semua yang mendukung agar gelar pahlawan untuk Marsinah bisa tercapai,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Marsini mengenang masa kecil Marsinah yang penuh keterbatasan, namun tidak pernah menyerah pada keadaan.
“Marsinah waktu kecil sampai sekolah SMP saja berat sekali, tanpa Ibu, tanpa Bapak. Saya tidak menyangka sekarang adikku menjadi orang besar yang membanggakan seluruh Indonesia, khususnya Nganjuk. Sekarang Nganjuk punya Pahlawan Nasional. Terima kasih, adikku Marsinah,” tutur Marsini dengan mata berkaca-kaca.
Marsinah dikenal luas sebagai pejuang buruh perempuan yang memperjuangkan keadilan bagi rekan-rekan pekerjanya di Sidoarjo pada awal 1990-an.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
