TIMORMEDIA.COM – Keindahan dan kekayaan budaya yang ditampilkan masyarakat Kampung Adat Duarato, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, meninggalkan kesan mendalam bagi Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS).
Di sela menghadiri ritual adat yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Fulan Fehan 2026, Kamis (25/6/2026), Wabup HMS menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Belu dan masyarakat adat yang terus menjaga warisan leluhur di tengah arus modernisasi.
Menurutnya, pelestarian budaya bukan sekadar menjaga tradisi, tetapi juga mempertahankan identitas dan jati diri masyarakat Timor yang diwariskan turun-temurun.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belu. Apa yang sudah dibuat melalui kegiatan seperti ini perlu terus ditingkatkan. Kami dari Kabupaten Malaka melihat hal ini sebagai sesuatu yang sangat baik dan bisa menjadi inspirasi untuk dilakukan juga di daerah kami,” ujar Henri Melki Simu kepada wartawan.
Suasana sakral yang menyelimuti Kampung Adat Duarato membuat Henri Simu semakin yakin bahwa budaya lokal memiliki nilai luhur yang harus terus diwariskan kepada generasi muda. Ia menilai masyarakat Belu telah menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga tradisi dan kearifan lokal.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
