TimorMedia.Com – Pemilihan paus pengganti mendiang Paus Fransiskus diprediksi berlangsung dinamis, dengan sejumlah kandidat kuat dari berbagai benua.
Meskipun belum ada tanggal resmi untuk konklaf, spekulasi mengenai siapa yang akan menjadi paus berikutnya mulai mencuat. Para analis menilai bahwa situasi geopolitik serta perubahan wajah Gereja Katolik saat ini sangat memengaruhi peta kekuatan kandidat.
Sebagaimana konklaf 2013 silam, hasil akhir bisa saja mengejutkan. Saat itu, Kardinal Angelo Scola dari Milan disebut-sebut sebagai calon terkuat, bahkan seorang pejabat gereja Italia sempat mengabarkan kemenangannya sebelum hasil resmi diumumkan. Namun, yang terpilih justru Kardinal Jorge Bergoglio dari Argentina—yang kini dikenang sebagai Paus Fransiskus.
1. Kardinal Pietro Parolin – Kekuatan Diplomasi dari Italia
Kardinal Pietro Parolin, yang menjabat sebagai Sekretaris Negara Vatikan sejak 2013, disebut sebagai kandidat kuat. Ia dikenal luas sebagai diplomat ulung dan figur konservatif yang hati-hati dalam mengambil langkah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












