TIMORMEDIA.COM – Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), menanggapi langsung aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Malaka pada Kamis (4/9/2025).
Dalam aksi damai itu, mahasiswa menyampaikan 21 tuntutan kepada pemerintah daerah dan DPRD.
Salah satu poin yang mendapat sorotan adalah desakan agar Pemkab Malaka membatalkan rencana studi banding kerohanian ke luar negeri dengan anggaran Rp2,5 miliar.
Menjawab hal itu, Wabup HMS menegaskan program tersebut sudah dibatalkan oleh Bupati Malaka sejak sebulan lalu.
“Memang awalnya dalam perencanaan itu ada, tapi sudah dibatalkan Bupati satu bulan yang lalu. Jadi kegiatan tour kerohanian ke luar negeri itu sudah tidak ada lagi tahun ini,” ujar HMS di hadapan mahasiswa.
Lebih lanjut, HMS juga menjelaskan secara detail seluruh tuntutan yang disampaikan mahasiswa, sekaligus memastikan bahwa Pemkab Malaka terbuka dalam memberikan informasi.
Ia pun mengajak mahasiswa untuk terus berdiskusi membangun daerah.
“SBS dan HMS selalu siap, ruang terbuka untuk memberikan informasi 1×24 jam. Silakan hubungi saya untuk berdiskusi,” tutupnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
